Pusdiktop berdiri tanggal 22 Maret 1967 sesuai dengan Surat Keputusan Men Pangad Nomor : Kep-376/3/1967 tanggal 22 Maret 1967, tentang pengesahan berdirinya Sejurtop sebagai tarap pertama dari pembentukan Pusdiktop
SEJARAH PERKEMBANGAN
Sebelum Proklamasi
Pada tahun 1940 pemerintah Belanda mulai membentuk tenaga-tenaga Topografi bangsa Indonesia yaitu Aspirant Militaire Topografi Dienst di Malang. Dinataranya Sersan A. Yanai ( Jenderal Anumetra / Pahlawan Revolusi ) yang mulai dinas di Malang dengan pangkat Sersan Cadangan pada pertengahan 1941.
Pada jaman Jepang, diadakan pendidikan menengah Pertama di Malang dan menengah atas di Bandung dengan jumlah siswa masing-masing 12 orang. 12 siswa Menengah Atas di Bandung inilah yang merebut dari pemerintah Jepang pada saat Proklamasi.
Setelah Proklamasi
Penetapan Pemerintah Republik Indonesia tanggal 26 April 1946 No. 8/SD Jawatan Topografi dipindahkan dari Dep. Kehakiman ke Dep. Pertahanan terhitung tangal 1 Mei 1946 dan tahun 1955 dibentuk Pendidikan Sentral Pengukuaran dan Penggambaran Peta ( PSP3). Pada tanggal 1 Mei 1965 PSP3 diserahkan kepada TNI AD dan selanjutnya tanggal 22-3-1967 pengesahan pembentukan Sekolah Kejuruan Topografi oleh Men Pangad. Kedudukan Markas Komando Pusdiktop berada di Surakarta dan disini mendidik Kecabangan Topografi Binatara kebawah, sedangkan tempat pendidikan Kecabanagn Topografi untuk Perwira berada di Bandung, sejak berdirinya Lembaga Pendidikan Topografi telah mendidik baik Pa maupun Ba/Ta yaitu :
Yang dilaksanakan di Sepa Pusdiktop Bandung : Suslapa sudah 8 kali, Susjurpa Gesi 3 kali, Susjurpa Gefi 3 kali, Susjurpa Karfi 4 kali, Susjurpa Gesi Fotri 1 kali, Sussarcabtop 10 kali dan
Yang dilaksanakan di Mako Pusdiktop Surakarta : Susjubagesi 4 kali, Susjurba Trisdas 7 kali, Susjurba Interprestasi Foto Udara 4 kali, Seba Milsuk Kowad 2 kali, Sesarcabtop 4 kali, susjurba Gefi 2 Kali, Susjurba Telmed 3 kali, Susjurba grafika 1 kali, Susjurba Karfi 3 kali, Secaba 1 kali, Susjurta tridas 3 kali dan Susjurta Gambar 2 kali.