Topografi TNI-AD adalah cabang teknis TNI AD yang mempunyai tugas dan tanggung jawab atas pembinaan dan penyelenggaraan pembuatan, reproduksi dan pembekalan peta serta laporan Geografi Militer / Medan untuk mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.
Sejak perebutan Dinas Topografi dari kekuasaan Jepang pada tanggal 28 September 1945, para pejuang bangsa Indonesia guna mengganti/mengisi tenaga tehnik orang asing ( penjajah ). Pelaksanaan pendidikannya dilakukan secara darurat serta berpindah-pindah dari satu tempat ketempat lain menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi perjuangan fisik saat itu. Pendidikan tenaga ukur menengah di Malang dan pendidikan tenaga ukur atas di Bandung, kemudian kedua-duanya pindah ke Solo.
Kini TNI AD menyadari sepenuhnya akan kebutuhan personil yang terampil, tanggap, tanggon dan trengginas dibidang pembuatan, reproduksi dan pembekalan informasi tentang medan/daerah guna memenuhi kebutuhan TNI AD pada khususnya, ABRI dan pembangunan Nasional pada umumnya. Untuk itulah TNI AD mendirikan Lembaga Pendidikan Topografi ( Pusdiktop ).
DASAR SKEP BERDIRINYA
Skep Kabinet Dwikora No. A/C/51/1965 tanggal 21 April 1965, tentang pembekuan lembaga pendidikan PSPPP dan selanjutnya diserahkan kepada TNI Angkatan Darat.
Skep Dirtop AD No. Kep-38/DT/IX/1966 tanggal 22 September 1966, tentang pembentukan Sekolah Kejuruan Topografi.
Surat Keputusan Men Pangad No: Kep/376/3/1967 tanggal 22 Maret 1967, tentang pengesahan pembentukan Sekolah Kujuruan Topografi.
Surat Keputusan Kasad No : Kep-140/3/1971 tanggal 13 Maret 1871, tentang Organisasi dan tugas Pusdiktop.
Surat Keputusan Kasad No : Skep-456/XII/1972 tanggal 19 Desember
TANGGAL BERDIRINYA
Hari jadi Pusdiktop jatuh pada tanggal 22 Maret 1967 sesuai dengan Surat Keputusan Men Pangad Nomor : Kep-376/3/1967 tanggal 22 Maret 1967, tentang pengesahan berdirinya Sejurtop sebagai tarap pertama dari pembentukan Pusdiktop.
SEJARAH PERKEMBANGAN
Sebelum Proklamasi
Pada tahun 1940 pemerintah Belanda mulai membentuk tenaga-tenaga Topografi bangsa Indonesia yaitu Aspirant Militaire Topografi Dienst di Malang. Dinataranya Sersan A. Yanai ( Jenderal Anumetra / Pahlawan Revolusi ) yang mulai dinas di Malang dengan pangkat Sersan Cadangan pada pertengahan 1941.
Pada jaman Jepang, diadakan pendidikan menengah Pertama di Malang dan menengah atas di Bandung dengan jumlah siswa masing-masing 12 orang. 12 siswa Menengah Atas di Bandung inilah yang merebut dari pemerintah Jepang pada saat Proklamasi.
Setelah Proklamasi
Penetapan Pemerintah Republik Indonesia tanggal 26 April 1946 No. 8/SD Jawatan Topografi dipindahkan dari Dep. Kehakiman ke Dep. Pertahanan terhitung tangal 1 Mei 1946 dan tahun 1955 dibentuk Pendidikan Sentral Pengukuaran dan Penggambaran Peta ( PSP3). Pada tanggal 1 Mei 1965 PSP3 diserahkan kepada TNI AD dan selanjutnya tanggal 22-3-1967 pengesahan pembentukan Sekolah Kejuruan Topografi oleh Men Pangad. Kedudukan Markas Komando Pusdiktop berada di Surakarta dan disini mendidik Kecabangan Topografi Binatara kebawah, sedangkan tempat pendidikan Kecabanagn Topografi untuk Perwira berada di Bandung, sejak berdirinya Lembaga Pendidikan Topografi telah mendidik baik Pa maupun Ba/Ta yaitu :
Yang dilaksanakan di Sepa Pusdiktop Bandung : Suslapa sudah 8 kali, Susjurpa Gesi 3 kali, Susjurpa Gefi 3 kali, Susjurpa Karfi 4 kali, Susjurpa Gesi Fotri 1 kali, Sussarcabtop 10 kali dan
Yang dilaksanakan di Mako Pusdiktop Surakarta : Susjubagesi 4 kali, Susjurba Trisdas 7 kali, Susjurba Interprestasi Foto Udara 4 kali, Seba Milsuk Kowad 2 kali, Sesarcabtop 4 kali, susjurba Gefi 2 Kali, Susjurba Telmed 3 kali, Susjurba grafika 1 kali, Susjurba Karfi 3 kali, Secaba 1 kali, Susjurta tridas 3 kali dan Susjurta Gambar 2 kali.
MISI/TUGAS POKOK YANG DIBEBANKAN
Pusat Pendidikan Topografi TNI AD disingkat Pusdiktop adalah suatu badan pelaksana ditingkat Kobangdiklat TNI AD yang bertugas kewajiban menyelenggarakan pembinaan pendidikan kecabangan Topografi TNI AD.
Dalam rangka pelaksanaan tugas tersebut Pusdiktop :
Melaksanakan pendidikan formal Kecabangan Topografi TNI AD yang meliputi pendidikan pembentukan, pengembangan umum, pengembangan spesialisasi dan pendidikan peralihan.
Menyelenggarakan latihan Kecabangan Topografi TNI AD dalam lingkup pendidikan.
Menyelenggarakan penelitian dan pengembanganj pendidikan Topografi TNI Angkatan Darat.
Di samping tugas pokok tersebut pokok tersebut di atas, Pusdiktop dapat diberi tugas tambahan/khusus yang ditentukan oleh Danjen Kobangdiklat TNI AD.